
Ternate 5 September 2025 – Dalam kehidupan bergereja, pelayanan doa merupakan salah satu wujud nyata dari kasih Kristus yang dihadirkan melalui persekutuan jemaat. Hal ini tampak dalam pelayanan doa yang dilakukan kepada Oma Lin, yang saat ini sedang dalam perawatan kesehatan di rumah sakit.
Pelayanan ini dipimpin oleh Diaken Desy Jein Sadja/P, bersama beberapa pelayan dan jemaat yang hadir, sebagai bentuk kepedulian dan penguatan iman bagi Oma Lin serta keluarga. Doa bersama yang dinaikkan tidak hanya sebagai bentuk dukungan rohani, tetapi juga sebagai sarana untuk menyerahkan seluruh pergumulan kesehatan ke dalam tangan Tuhan, Sang Tabib Sejati.

Firman Tuhan dalam 3 Yohanes 1:2 mengingatkan kita:
“Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.”
Ayat ini menjadi landasan pelayanan doa, bahwa kesehatan tubuh dan jiwa merupakan anugerah Tuhan yang patut selalu disyukuri dan didoakan. Melalui doa, jemaat percaya bahwa kasih dan kuasa Allah sanggup memberikan kekuatan, pemulihan, serta damai sejahtera bagi setiap orang yang berserah penuh kepada-Nya.
Pelayanan doa ini juga menjadi pengingat bahwa gereja bukan hanya hadir dalam sukacita, tetapi juga dalam dukacita dan pergumulan. Solidaritas iman jemaat terlihat nyata dalam kebersamaan, di mana setiap doa yang terucap menjadi tanda kasih dan dukungan rohani yang tulus.
Kiranya melalui pelayanan ini, Oma Lin senantiasa dikuatkan, dipulihkan, dan merasakan kasih Allah yang tak pernah meninggalkan umat-Nya.






